PENGALAMAN

HANTU YANG BERLARI DI TENGAH MALAM
“Kisah ini pernah dimuat di HALUAN MINGGU dengan judul: HANTU ITU LARI PONTANG-PANTING”

Saya sangat percaya bahwa Allah SWT telah menciptakan alam ghaib dengan segala penghuninya. Tapi, tentang hantu yang suka bergentayangan? Sampai hari ini saya masih menyangsikan hal itu. Dan pengalaman saya dengan hantu yang satu ini hanya bisa membuat saya geleng-geleng kepala.

(more…)

Di Ujung Penderitaan

CERPEN Fikri de Sasma

Sangat hati-hati sekali, aku mulai membuka sampul surat itu. Aku kaget bukan main! Surat Hanin tampil dalam bentuk lain, undangan pernikahan dengan motif bunga yang melambangkan kehidupan. Dalam lembaran terpisah, ada kertas kecil yang bertuliskan:

Putri…
Aku tunggu kehadiranmu
Walau hanya dalam mimpi dan anganku

(more…)

“Tentang Fikri de Sasma”

Selamat Datang di F I K R I A R E A!

Terima kasih tak berujung atas kunjungannya ke website ku ini,
Web yang sangat sederhana
se-sederhana orangnya…

FIKRI DE SASMA, terlahir dengan nama Zulfikri Sasma di Padang pada tanggal 3 September. Menulis kreatif sejak duduk di bangku SLTA dan telah mempublikasikan karyanya di berbagai media seperti: Haluan, Mimbar Minang, Padang Ekspres, Radar Bogor, Suara Kampus dan Media Sastra Salju Bogor. Pada tahun 2002, Puisinya yang berjudul: “Lelaki diantara Dua Jalur” terpilih sebagai Nominator dalam Lomba Cipta Puisi 100 Tahun Bung Hatta dan terangkum dalam Antologi Bersama: BUNG HATTA DALAM PUISI (kpsp 2003).

(more…)

SAJAK - SAJAK

PENANTIAN
:ika

bertumpu pada kerinduan
aku menantimu pada sekuntum melati
menahan lelah pada warna pelangi
membayangkan wajah melayumu nan suci

serupa patung,
aku asing diantara derai gerimis februari yang menggigil
termangu, lalu sepi dan sunyi

seperti menahan waktu yang berlalu
barangkali harus kudaki merapi yang tinggi
kupetik setangkai adelweis
tanda abadinya cintaku padamu

sayang,
biarkan perjalanan ini berlalu tanpa tanya
aku adalah senja yang merindukan malam

Padang, Februari 2003

(more…)

SCRIP

    PARA JAHANAM!
    Naskah: Zulfikri Sasma

    Adaptasi Cerpen LAMPOR Karya Joni Ariadinata

    Para Pelaku:
    JOHARI (suami)
    TUMIYAH (istri)
    ROS (anak perempuan)
    UJANG (anak laki-laki)

    Bagi masyarakat yang bermukim di tepi kali comberan, yang hanya terdiri dari puluhan gubuk-gubuk reot, parade hingar bingar adalah hal yang biasa terjadi. Terlebih pada saat matahari mulai menciumi bau busuk pada tepian kali comber yang dipenuhi bermacam-macam sampah. Sumpah serapah, caci maki, suara bantingan piring yang sering berakhir dengan saling cakar, ternyata telah menjadi upacara bangun pagi yang mengasyikkan. Hingga, tak ada satupun yang menarik untuk didengar, apalagi ditonton.

    (more…)

Photonya Fikri Gitu loh!


cool banget ga seh gaya gw?

(more…)